Ali Arifin 

Alhamdulillah, segala puji hanya untuk Allah dan pastinya tak cukup waktu hidup ini untuk bersyukur  dan berterima kasih untuk membalas apa-apa yang telah diberikan dengan penuh kasih dan sayang-Nya kepada kita. Dan tentunya dihaturkan ber-triliun-triliun terima kasih kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW, figur yang sangat menginspirasi dan memotivasi rasa cinta kepada Allah.

Terima kasih kepada Bapak dan Ibu tercinta yang selalu menjadi ruh dan penyemangat hingga akhir hayat, beserta keluarga dan para pendahulu, Mbah Nursih (sekalian), Mbah Kaslan (sekalian), Mbah Yono (sekalian), Mbah Kasdi’ (sekalian).

Terima kasih juga dihaturkan kepada guru-guru mulia, Kanjeng Sunan Kalijaga dan delapan wali lainnya, Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid), Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), Gus Mus (KH. Mustofa Bisri), KH. Nur Ahmad Sulhan, KH. Ahmad Fauzan Syukur, KH. Mu’tasimbillah Sodaqoh, Abi Jumadi Subur, Kek Jamil Azzaini, Ustadzah Farid, Utadzah Hj. Dhakiyah, Mas Dimas dan Kak Uzi serta guru-guru yang tidak mampu saya sebutkan satu per satu.

Entah saya harus memulai memperkenalkan diri dari yang sebelah mana, karena saya merasa bahwa saya tidak ada bedanya dengan pemuda pada umumnya. Saya terlahir di Demak, Jawa Tengah pada tahun 1993. Dan rasa-rasanya tak pantas jika menuliskan pribadi saya secara detail, layaknya ingin melamar sebuah pekerjaan. Semoga semua ini tidak  menjadi sebuah kegagahan dan kesombongan.

“Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah SWT” 

– Ali Arifin– 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s